Kamis, 18 November 2010

Mengharap iba-Mu

hari ini langit mendung
semendung hatiku yang kini gelisah
gelisah atas penantianku yang kelam
gelisah atas perjalanan cintaku yang tak kunjung usai

aku termenung tertunduk bisu
tak kuhiraukan segala apa yang menerpaku kala itu
aku tetap diam membisu

ku coba………..
tuk memahami makna hidup ini
agar ku tak terlalu hanyut dalam penantian ini

ku usap peluh di dahiku
kulangkahkan kaki menuju rumah allah
yang kurasa hanya disitu
tempatku mengeluhkan semua resahku

aku tersimpuh
aku tengadahkan wajah ku
mengharap iba sang pencipta
akhirnya aku tenang dan terlelap dalam penantian ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar